Beranda > Gayus Tambunan > Polri Jamin Kasus Gayus Bebas Dari Markus

Polri Jamin Kasus Gayus Bebas Dari Markus

20 Juni 2010 | 15:10 wib | Nasional

Jakarta, CyberNews. Kasus Gayus Halomoan P Tambunan masih terus bergulir. Sebelas orang telah ditetapkan menjadi tersangka Gayus Halomoan P Tambunan, Haposan Hutagalung (pengacara), Sjahril Djohan, Alif Kuncoro, Andi Kosasih, Lambertus, Komisaris Arafat Enanie (polisi), Ajun Komisaris Sri Sumartini (polisi), Muhadi Asnun (hakim), Cirus Sinaga (jaksa), dan Poltak Manulang (jaksa).

Berkas mereka, kecuali Cirus, dan Poltak telah dilimpahkan ke kejaksaan, dan dinyatakan lengkap (P21).

Polri telah menyita uang tunai Rp 60 juta, dan logam mulia senilai Rp 14 miliar. Selain itu penyidik berhasil menemukan, dan menyita deposito, valuta asing, saham, tabungan di sejumlah bank senilai Rp 11 miliar yang diduga bagian dari rekening gayus sebelumnya Rp 24 miliar lebih. Dengan demikian total harta yang disita Rp 85 miliar.

Sejak kasus ini dibongkar oleh mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komjen Susno Duadji, Kapolri membentuk Tim Independen dengan Ketua Tim, Brigjen Mathius Salempang untuk menanganinya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang mengatakan, pihaknya menjamin praktik makelar kasus (Markus), atau mafia peradilan yang mewarnai penanganan dalam kasus ini sebelumnya tidak akan terulang. Indikasinya kasus ini telah dibuka ke publik, tidak seperti sebelumnya yang ditutup-tutupi.

“Kita kawal bersama-sama, kasus ini sudah terbuka,” ujar Edward ketika ditanya bagaimana menjamin kasus ini bebas dari Markus, karena aset yang disita cukup besar Rp 85 miliar, padahal dalam kasus itu sebelumnya hanya Rp 24 miliar digerogoti Markus.

Untuk membongkar tuntas sindikat kasus pajak itu, Polri tengah memeriksa sejumlah pejabat Ditjen pajak, di antranya MPM dan memeriksa perusahaan-perusahaan yang diduga penyetornya.

Gayus dikabarkan kepada penyidik Tim Independen Mabes Polri mengakui menerima dana sekitar 10-12 juta dolar AS baik tunai maupun transfer rekening, dari tiga perusahaan Grup Bakrie yang meliputi PT Bumi Resources, PT Kaltim Prima Coal, dan PT Arutmin Indonesia.

Tim Independen Mabes Polri tengah memeriksa dokumen pajak empat perusahaan, yakni PT Indocement, PT Surya Alam Tunggal Sidoarjo, PT Dowell Anadrill Schlumberger, dan PT Exelcomindo (XL Axiata). Polri memilih empat perusahaan tersebut dalam mengungkap kasus pajak ini dengan alasan telah menemukan bukti awal, yaitu berupa salinan dokumen pajak tersebut.

( Nurokhman /CN13 )

Kategori:Gayus Tambunan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: