Beranda > Indonesia Dalam Krisis Mesis > Kerusuhan Mesir Dekati KBRI Kairo – Tiga Pesawat Terbang Evakuasi 6.149 WNI

Kerusuhan Mesir Dekati KBRI Kairo – Tiga Pesawat Terbang Evakuasi 6.149 WNI

Written by Redaksi Web
Tuesday, 01 February 2011 06:45
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda sebagai ketua Satgas evakuasi sekitar 6.149 WNI di Mesir. Evakuasi menggunakan tiga pesawat terbang, Garuda Indonesia, Lion Air dan Batavia Air. Hassan dipercaya karena pernah menjadi Dubes RI untuk Mesir. 

“Pemerintah telah membentuk satgas yang dipimpin oleh Hassan Wirajuda. Pertimbangannya, mantan Dubes RI di Mesir dan mantan Menlu sehingga cakap,” kata Presiden SBY.
Hal itu disampaikan SBY dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (31/1).
SBY juga menunjuk Wakasau Marsekal Madya Sukirno sebagai wakil satgas.
SBY mengatakan, biaya evakuasi para WNI itu akan dibebankan pada keuangan negara. Satgas bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Data diperoleh dari Kementerian Luar Negeri, terdapat 6.146 WNI yang berada di mesir. Di antaranya 4.297 adalah mahasiswa dan 1.002 Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sedangkan sisanya staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) beserta keluarganya.
“Adapun wisatawan Indonesia di Mesir saat ini berjumlah delapan orang,” kata Direktur Informasi Publik sekaligus Juru Bicara Kemlu RI Kusuma Habir.
Situasi di Mesir terus memburuk akibat unjuk rasa menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak yang sudah 32 tahun memerintah mundur dari jabatannya.Aksi tersebut berlangsung hampir sepekan. Seratusan orang telah tewas dan 2.000 orang luka-luka dalam demo  rusuh tersebut.
Kerusuhan juga sudah mencapai kawasan kantor KBRI Kairo, karena kantor polisi di sebelah KBRI, hancur dirusak massa.
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, mengatakan, konsentrasi pemerintah bukan di KBRI-nya tapi lebih kepada WNI.
“Sekarang pihak keamanan sudah tidak ada lagi terlihat. Kita akan mengesampingkan hal-hal keamanan kantor dan mengutamakan warga kita,” jelasnya.
Pemerintah berencana mengirim tiga pesawat dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batavia Air, untuk mengevakuasi 6.149 WNI yang saat ini berada di Mesir. Garuda Indonesia berangkat, Selasa (1/2) dinihari, sedangkan Lion Air dan Batavia Air akan berangkat secepatnya.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, menjelaskan pesawat Garuda Indonesia yang dikirim jenis Boeing 747-400 berkapasitas 428 penumpang, berangkat sekitar pukul 00.45 Wib. Perjalanan Jakarta-Kairo akan memakan waktu sekitar sembilan jam.
Sedangkan Lion Air, akan mengirim jenis pesawat yang sama, Boeing 747-400, dan Batavia Air akan menggunakan pesawat A-310.

Jurnas-Detik-Vivanews | Global | Jakarta

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: