Beranda > Indonesia Dalam Krisis Mesis > Krisis Mesir Tidak Terjadi Di Indonesia

Krisis Mesir Tidak Terjadi Di Indonesia

Posted by Redaksi on Februari 1, 2011 · Leave a Comment

Jakarta ( Berita ) :  Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung optimis krisis politik yang terjadi di beberapa negara Timur Tengah saat ini tidak akan sampai ke Indonesia.

“Saya optimistis persoalan yang terjadi di Tunisia dan Mesir  saat ini tidak akan sampai terjadi di Indonesia,” kata Pramono Anung di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa [01/02] .

Menurut Pramono, demokrasi di Indonesia sudah cukup kuat untuk menahan gejolak politik seperti yang terjadi di Tunisia dan Mesir saat ini.

Demokrasi di Indonesia, kata dia, sudah bisa memilah antara persoalan politik dan ekonomi, sehingga tidak sampai menjadikan situasi gonjang-ganjing.

“Mesir menilai situs jejaring sosial seperti ‘facebook’ dan ‘twitter’ sebagai ancaman demokrasi sehingga harus ditutup, tapi di Indonesia jejaring sosial itu justru dinilai sebagai penyokong demokrasi,” kata mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Masyarakat Indonesia, kata dia, menilai jejaring sosial sebagai salah satu alat kontral dari masyarakat kepada pemerintah, bukan sebagai pengganggu stabilitas pemerintah.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Sidik mengatakan, gelombang demontrasi besar-besaran yang te4rjadi di Mesir saat ini adalah merupakan akumulasi dari aspirasi masyarakat yang menginginkan penegakan demokrasi di negara tersebut.

Menurut dia, selama ini aspirasi itu tertahan oleh kekuatan rezim yang dipimpin Presiden Hosni Mubarak.

“Namun aspirasi yang sudah tertahan sekian lama saat ini mencapai titik kulminasi dan meledak menjadi gelombang demontrasi besar-besaran yang menuntut agar Presiden Hosni Mobarak turun dari jabatannya,” katanya.

Menurut Mahfudz, kemelut yang terjadi di Mesir saat ini adalah konflik internal di negara tersebut dan tidak akan menyebar ke negara lainnya.

Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera ini memperkirakan, jika Presiden Hosni Mobarak turun dari jabatannya, tidak akan terjadi situasi yang lebih buruk, karena yang muncul adalah kelompok moderat yang menginginkan agar tumbuh demokrasi di negara tersebut. (ant )

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: