Beranda > Barat Dalam Pergolakan Mesir > UE Serukan Pemilihan Bebas di Mesir

UE Serukan Pemilihan Bebas di Mesir

Editor: Egidius Patnistik
Selasa, 1 Februari 2011 | 07:39 WIB
AFP PHOTO / KHALED DESOUKI Warga Kairo, Mesir berunjuk rasa di Tahrir Square Minggu (30/1/2011), menuntut Presiden Hosni Mubarak turun.

BRUSSELS, KOMPAS.com – Para menteri luar negeri Uni Eropa, Senin, meminta Mesir untuk memulai peralihan tertib yang akan menghasilkan jalan bagi pemilihan yang bebas dan adil.

Sebuah pernyataan yang disahkan oleh 27 menteri luar negeri EU mendesak Kairo untuk mengambil pendekatan selangkah demi selangkah, dimulai dengan (pembentukan) pemerintah sementara barbasis luas dan berpuncak dengan pemilihan demokratis. “Dewan minta pemerintah Mesir untuk memulai peralihan yang tertib melalui pemerintah berbasis luas yang akan menghasilkan proses sungguh-sungguh akan pembaruan demokratis yang substansial, dengan penghormatan penuh pada pemerintahan berdasar hukum, hak asasi manusia dan kebebasan fundamental yang akan meratakan jalan bagi pemilihan yang adil dan bebas.”

Kepala kebijakan luar negeri blok itu, Catherine Ashton, minta Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk mengadakan pembicaraan segera dengan oposisi dan menanggapi permintaan para pemrotes anti-pemerintah. “Keluhan sah rakyat Mesir harus ditanggapi. Aspirasi mereka akan keadilan, masa depan yang lebih baik harus dipenuhi dengan jawaban mendesak, konkret dan menentukan, dan dengan langkah-langkah nyata,” tegas Ashton kepada wartawan. “Ada kebutuhan akan jalan ke depan yang damai berdasarkan pada dialog yang terbuka dan serius dengan partai-partai oposisi dan semua bagian masyarakat sipil, dan kami yakin itu perlu terjadi sekarang,” katanya.

Ashton menyatakan blok 27 negara itu siap untuk membantu Mesir setiap langkah dari proses itu, tapi seperti sekutu kuat Kairo, Amerika Serikat, mengambil sikap hati-hati dan tidak sampai meminta pada Mubarak untuk minggir. “Kami akan berada di sana untuk waktu pendek, sedang dan lama untuk membantu membangun dan mendukung demokrasi, pemerintah berdasarkan hukum, hak asasi manusia, semua nilai menjadi tindakan,” katanya.

Uni Eropa menyesalkan kekerasan yang telah menyebabkan sedikitnya 125 orang tewas. Karena itu Ashton minta siapa saja dan khususnya pasukan polisi untuk menunjukkan pengekangan diri guna mencegah kekerasan lebih lanjut. Barones Inggris itu telah berulang kali minta kepada pemerintah Mesir untuk membebaskan semua “demonstran damai” yang ditahan dalam demonstrasi anti-pemerintah sejak pekan lalu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: