Beranda > Parlementaria > Sekwan Ditahan Anggota DPRD Belum Gajian

Sekwan Ditahan Anggota DPRD Belum Gajian

Posted by regen on Friday, 4 February 2011 at 23:20. • Comments (0) • Dibaca 61 kali

Anggota DPRD Padangsidimpuan (Psp) hingga kemarin (3/2), belum menerima gaji bulan Januari. Padahal, sebelumnya setiap tanggal 1 awal bulan, wakil rakyat tersebut sudah bisa menerimanya. Terlambatnya pencairan gaji anggota dewan ini salah satu penyebabnya diperkirakan karena Sekwan M Solih Pulungan ditahan Kejari Psp.

Ketua Komisi I DPRD Psp, Khoiruddin Rambe SSos kepada METRO, Kamis (3/2), mengaku jika dirinya hingga Rabu (2/2) sore sekira pukul 17.00 WIB belum bisa menerima haknya sebagai anggota dewan. Padahal, biasanya dirinya sudah bisa menerima gaji pada tanggal 1 setiap awal bulan.
“Belum gajian,” ujar Rambe.

Diutarakan politisi PKS ini, DPRD biasanya bekerja dulu baru gajian. Artinya, gaji bulan Januari diterima di tanggal 1 Februari, dan begitu seterusnya. Dirinya memperkirakan keterlambatan anggota dewan menerima gaji, selain faktor lain, juga karena Sekretaris Dewan (Sekwan) M Solih Pulungan tidak bisa masuk kantor seperti biasa karena ditahan Kejari Psp dalam kasus dugaan manipulasi dana Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan.

“Karena Sekwan lah yang mengatur dan memanajemen semua administrasi di Sekretariat DPRD,” ucapnya.
Diungkapkan Rambe, ditahannya Sekwan, selain mengakibatkan pencairan gaji anggota DPRD terlambat, sejumlah kendala seperti koordinasi dengan pihak lainnya juga terganggu. Seperti, mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ke provinsi atau pusat dan lainnya.

Rambe berharap agar Wali Kota Psp Zulkarnaen Nasution bisa mengambil satu kebijakan agar aktivitas anggota dewan tidak terkendala terus menerus.

“Wali kota kami harapkan segera mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan sembari menunggu proses hukum yang sedang dijalani Sekwan,” terangnya.

Senada dikatakan Ketua Komisi II DPRD Ashari Harahap. Dirinya mengaku hingga saat ini belum menerima gaji bulan Januari. Padahal, setiap tanggal 1 awal bulan, gaji tersebut sudah bisa diterimanya.

Diutarakan Ashari, Rabu (2/2) lalu, dirinya sudah mempertanyakan penyebab gaji mereka belum bisa diambil. Saat itu, bagian keuangan sekretariat DPRD menyebutkan, terlambatnya pencairan gaji itu karena Daftar Pengajuan Anggaran (DPA) belum keluar. Sebab, saran-saran Gubsu terhadap hasil koreksi APBD Psp Tahun Anggaran (TA) 2011 baru selesai diperbaiki, dan sudah diajukan ke Gubsu kembali untuk mendapatkan penetapan.

“Kata bagian keuangan (gaji belum dibayarkan, red), karena ada sistem atau aturan baru. Tapi, katanya, Senin (7/2) gaji sudah bisa kita terima,” ungkapnya.

Digambarkan Ashari, gaji yang akan diterima setiap anggota dewan seperti dirinya yakni, gaji pokok sekitar Rp2,5 juta, tunjangan perumahan Rp2,5 juta, tunjangan komunikasi Rp1,7 juta. Selain itu, dirinya sebagai Ketua Komisi juga mendapatkan tunjangan sebesar Rp250 ribu, dan lainnya.

Disinggung apakah karena Sekwan M Solih Pulungan tidak bisa masuk kantor dan bekerja secara maksimal karena ditahan Kejaksaan, sehingga proses pencairan gaji anggota DPRD terlambat, Ashari menuturkan, kemungkinan bisa saja menjadi penyebabnya.

“Sekwan kan sebagai pengelola anggaran yang bisa mengambil kebijakan. Mungkin, staf tidak berani mengambil kebijakan. Tapi yang pasti, kami tunggu hingga Senin (7/2). Kalau tetap tidak bisa kami terima (gaji, red), akan kami pertanyakan alasan sebenarnya kenapa gaji belum bisa kami ambil,” terangnya. (neo) (metrosiantar.com)

Redaksi: apakabarsidimpuan[at]gmail.com
Iklan
Kategori:Parlementaria
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: