Beranda > Barat Dalam Pergolakan Mesir > Transisi Harus Mulai Sekarang

Transisi Harus Mulai Sekarang

Jumat, 4 Februari 2011 | 03:21 WIB

Kairo, Kamis – Tekanan dari negara-negara Barat agar Presiden Mesir Hosni Mubarak segera turun dari jabatannya makin besar, Kamis (3/2), setelah korban terus berjatuhan dalam bentrokan antara kelompok penentang dan pendukung Mubarak.

Lima pemimpin negara Eropa, yakni Inggris, Perancis, Jerman, Italia, dan Spanyol, mengeluarkan pernyataan bersama untuk mengutuk kekerasan yang terjadi di Mesir. ”Kami mengutuk semua pihak yang menggunakan dan mendorong terjadinya kekerasan, yang hanya akan memperburuk krisis politik Mesir,” demikian bunyi pernyataan bersama, yang dirilis Kantor Kepresidenan Perancis di Paris, Kamis.

Kelima pemimpin negara-negara utama di Eropa itu juga mendesak agar peralihan kekuasaan segera dilakukan di Mesir. ”Hanya peralihan yang cepat dan tertib menuju pemerintahan yang lebih representatif yang memungkinkan Mesir menghadapi berbagai tantangan ini. Peralihan ini harus dimulai sekarang,” kata pernyataan itu, yang juga menyebut ”tidak bisa menerima” aksi kekerasan terhadap wartawan.

Pernyataan lima pemimpin Eropa ini memperkuat pernyataan Presiden AS Barack Obama, Selasa, yang mendesak peralihan kekuasaan harus segera dilakukan. Berbicara melalui telepon dengan Mubarak, Obama mengatakan bahwa peralihan kekuasaan yang tertib harus benar-benar bermakna, berlangsung secara damai, dan harus dimulai saat ini.

”Sekarang berarti sekarang,” ujar Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs, sambil mengulang ancaman bahwa kontinuitas bantuan dari AS bergantung pada respons Pemerintah Mesir terhadap krisis saat ini.

Senator John McCain dari Partai Republik, yang menjadi rival Obama dalam pemilu presiden AS, 2008, mendesak agar AS berbuat lebih untuk menegakkan demokrasi di Timur Tengah. Menurut McCain, ”saatnya sudah tiba” bagi Mubarak untuk memulai transisi kekuasaan.

Korban berjatuhan

Jutaan warga Mesir, yang mengikuti puncak aksi demonstrasi di Lapangan Tahrir (Pembebasan), Kairo, Selasa, berteriak kecewa setelah Mubarak menolak lengser dan hanya berjanji tak akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu presiden, September nanti.

Kekerasan pun pecah, Rabu, setelah kelompok pro-Mubarak menyerang para demonstran. Menteri Kesehatan Mesir Ahmed Samih Farid mengatakan, 6 orang tewas dan 836 orang terluka, termasuk wartawan dari seluruh dunia, dalam kerusuhan itu.

Kepala Kantor Komisi Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia (OHCHR) Navi Pillay mengatakan, korban tewas sejak demonstrasi antipemerintah terjadi di seluruh Mesir, pekan lalu, bisa mencapai 300 orang.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak semua pihak di Mesir untuk menahan diri dan menjauhi kekerasan. Ban juga mengingatkan pentingnya transisi kekuasaan secara damai.

”Saya mendesak semua pihak untuk memulai proses (peralihan kekuasaan) tanpa ditunda-tunda lagi. Kita tidak boleh meremehkan bahaya (merambatnya) instabilitas ini ke seluruh Timur Tengah,” kata Ban dalam konferensi pers di London, Inggris, Kamis.

Seorang pejabat tinggi Pemerintah Mesir, yang dekat dengan Mubarak, berkomentar, desakan negara-negara Barat, terutama dari AS, itu kontradiktif. Di satu sisi AS ingin Mubarak melakukan peralihan kekuasaan secara tertib dan bertahap, tetapi di sisi lain mereka ingin Mubarak segera lengser.

”Ada kontradiksi antara proses transisi yang tertib dan desakan agar proses ini dipercepat,” tutur pejabat yang tidak mau disebut namanya itu.

Kritik terhadap sikap Washington juga datang dari Israel. Anggota parlemen Israel, Binyamin Ben-Eliezer, mengatakan, AS tak menyadari bahaya yang mengancam Timur Tengah apabila pemilu demokratis digelar di Mesir dan kelompok Ikhwanul Muslimin menguasai parlemen Mesir.

PM Israel Benyamin Netanyahu dalam pidato di parlemen, Rabu, juga menyebut, Iran saat ini berusaha memanfaatkan situasi di Mesir untuk menciptakan ”Gaza baru”.

(Reuters/AFP/AP/DHF)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: