Beranda > Mubarak, Di Sini Saya Akan Mati > Gamal Tak Lagi Penuhi Syarat Capres

Gamal Tak Lagi Penuhi Syarat Capres

Mesir Bergolak
Penulis: | Editor: R Adhi KSP
Minggu, 6 Februari 2011 | 01:25 WIB
Reuters People protest at a rally against Egypts President Hosni Mubarak outside the United Nations building in New York January 29, 2011. The United States told Mubarak on Saturday it was not enough to simply “reshuffle the deck” with a shake-up of his government and pressed him to make good on his promise of genuine reform.
KAIRO, KOMPAS.com – Televisi Al Arabiya mengabarkan Hosni Mubarak mengundurkan diri sebagai Ketua Partai Demokrat Nasional, partai yang berkuasa di negeri yang sedang bergolak itu, namun kabar ini belum dapat segera dikonfirmasi.

Seorang pejabat partai itu tak dapat memberi konfirmasi laporan Al Arabiya tetapi mengatakan jika Mubarak telah mengundurkan diri dari partai, hal itu tak akan mempengaruhi posisinya sebagai presiden. “Ini dua posisi berbeda,” ujarnya.

Dalam laporannya, televisi negara menyebutkan Hossam Badrawi sebagai sekretaris jenderal baru, yang dipandang sebagai anggota sayap liberal partai itu. “(Pengunduran ini) sangat penting secara politis karena partai itu mengeksploitasi negara untuk kepentingan partai, dan hal itu yang mengundang banyak kecaman,” kata pengamat Diaa Rashwan, yang menambahkan hal tersebut menyulut kemarahan atas korupsi.

Para pengunjuk rasa yang menyerang sistem politik Mesir telah mengeluhkan korupsi, kemiskinan dan represi politik. “Secara praktik ini penting karena rakyat menggunakan kekerasan yang dimobilisasi oleh partai itu … dan sekarang tak ada lagi perlindungan dari partai dan mereka tidak akan merasa aman bahwa mereka punya partai yang berada di belakang mereka,” kata Rashwan.

Di antara pemimpin yang mundur adalah Sekjen Safwat El Sherif, 77, yang telah berkuasa dalam kemapanan Mesir sejak 1960 dan merupakan pilar dari tokoh-tokoh lama. Sherif tak lagi sebagai ketua parlemen. Tanpa posisi dalam kepemimpinan, Gamal Mubarak tak lagi memenuhi syarat sebagai calon presiden partai berdasarkan konstitusi yang ada.

Presiden Mubarak sendiri memegang posisi presiden NDP dan televisi negara tidak menyebutkan itu berubah. Nama-nama lain dalam kepemimpinan inti partai itu ialah Zakaria Azmi, kepala staf Mubarak, juru bicara NDP Ali el—din Hilal dan Ahmed Ezz, yang sudah mundur beberapa hari setelah pergolakan pecah melawan Mubarak.

Partai itu merupakan salah satu target utama aksi unjuk rasa dan markas besarnya dekat Bunderan Tahrir dibakar selama unjuk rasa.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: