Beranda > Uncategorized > Memenuhi Undangan

Memenuhi Undangan

DALAM interaksi sosial, di Minangkabau ada adagium berbunyi: “Kaba baik baimbauan, kaba buruak baambauan”. Terkait kaba baik biasanya berhubungan dengan adanya hajatan tersebab sesuatu yang diingini terkabul atau tercapai.

Pada konteks demikian, kaba atau pemberitahuan tentang hajatan tersebut, seperti: pesta pernikahan, syukuran, khitanan, menaiki rumah baru dan lain sebagainya baru dianggap atau dinyatakan sampai, kalau sudah disampaikan oleh yang punya hajatan kepada kita. Menyikapi kaba semacam itu, Islam mengajarkan bahwa ada semacam kewajiban syari’at bagi kita untuk memenuhi atau mengabulkannya. Begitulah, dari ‘Abdullah bin ‘Umar r.a katanya Rasulullah SAW bersabda: “Penuhilah satu undangan apabila kamu memang diundang menghadirinya”. Kata Nafi, Abdullah bin ‘Umar memang selalu mendatangi setiap undangan, baik undangn pesta perkawinan atau tidak; bahkan sekalipun dia sedang berpuasa”. (Hadits Shahih Muslim: 1362) [Izhar Ilyas @Harian Singgalang, 24 Mei 2008 – @Palanta Surau 3 Rabiul Awal 1432 H]

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: