Beranda > Indonesia Dalam Krisis Mesis > PKS Tak Minta Kadernya Gulingkan Mubarak

PKS Tak Minta Kadernya Gulingkan Mubarak

Headline

inilah.com/Agus Priatna

Oleh: Irfan Fikri
Nasional – Minggu, 6 Februari 2011 | 16:27 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklarifikasi ucapan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta mengatakan kader PKS di Mesir ikut bantu revolusi di Mesir.

“Saya luruskan, Pak Anis tidak pernah meminta kader PKS untuk ikut membantu revolusi Mesir. Namun, meminta mereka tetap bertahan disana dan mengikuti proses demokratisasi yang terjadi untuk pembelajaran,” ujar Humas DPP PKS Mahfudz Siddiq saat berbincang dengan INILAH.COM, Jakarta, Minggu (6/2/2011).

Menurut Mahfudz, saat ini kader PKS yang ada di Mesir sekitar 2.500 orang. Umumnya mereka adalah pelajar dan mahasiswa di sana. Sehingga PKS meminta kadernya tetap bertahan, menunggu suasana reda dan melanjutkan kuliah kembali.

“Jadi, kita tidak pernah meminta agar kader kita bantu perjuangan revolusi dan dan ikut demonstrasi disana. Memang ada wartawan yang menulis seperti itu, dan sudah dia sudah mengklrifikasinya,” tegas Mahfudz.

Saat disinggung terkait pernyataan Anis Matta yang justru membuat mahasiswa Indonesia di Mesir terancam? Mahfudz mengatakan pemeriksaan juga dilakukan kepada mahasiswa lainnya, selain Indonesia.

“Saya dapat laporan memang ada mahasiswa Indonesia yang diperiksa, tapi bukan mahasiswa Indonesia saja, mahasiswa lain juga. Mereka melanggar jam malam,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan WNI yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terlibat dalam upaya penggulingan rezim Hosni Mubarak di Mesir. Mereka merupakan pelajar yang hingga kini masih bertahan dan enggan kembali ke Tanah Air.

Anis Mata menyampaikan hal itu di gedung DPR, Senayan, Jumat (4/1/2011). “Mereka bertahan untuk membantu-bantu di sana, logistik atau sekadarnya.”

Anis menyebut angka 600 kader PKS yang berada di Mesir dan ikut dalam unjuk rasa itu. Kader PKS di Mesir itu sebagian besar adalah pelajar. Aktivitas mereka terorganisir secara rapi dalam satu wadah perwakilan PKS. Mereka juga mengorganisir aktivitas di kalangan WNI.

Sumber INILAH.COM yang namanya enggan disebut mengatakan ada 6 mahasiswa Indonesia ditahan oleh aparat Mesir. Aksi penangkapan tersebut terjadi di Tub Romli Nasr City, Kairo Mesir.

Aksi penangkapan sejumlah mahasiswa Indonesia ini merupakan buntut dari pernyataan Anis Matta yang mengklaim mahasiswa membantu revolusi Mesir.

“Kami yakin ini adalah efek dari pernyataan Anis Matta di media mengenai kader PKS yang membantu revolusi Mesir untuk menggulingkan rezim Mubarak. Sebab, banyak orang Mesir yang paham bahasa Indonesia, terutama mereka yang ada di Kedutaan Mesir di Jakarta,” tegas sumber tersebut. [bar]

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: