Beranda > Uncategorized > Iman Dan Matahari

Iman Dan Matahari

IBARAT main tebak-tebakan, dalam konteks keimanan, sekarang kita dituntut untuk beriman kepada rukun-rukun iman. Begitulah, ada orang yang percaya, namun tidak sedikit pula yang tidak membenarkannya. Masing-masing punya alasan atas pilihannya, dan masing-masing sangat yakin akan kebenaran pilihannya.

Terkait hal di atas, setelah nanti misteri keimanan disingkap, bagi mereka yang sebelumnya tidak mau beriman malah mengejek atau memperolokkannya, ketika itu mereka terhenyak kuyu atas kesalahan pilihannya. Namun apa mau dikata, nasi telah menjadi bubur. Beriman ketika itu telah tidak ada gunannya lagi. Sehubungan demikian, dari Abu Hurairah r.a katanya Rasulullah SAW bersabda: “Sebelum terjadi kiamat, matahari terbit dari tempat terbenamnya (barat). Ketika manusia melihatnya, berimanlah orang-orang yang di atas bumi. Ketika itu tiadalah berguna keimanan seseorang yang tiada pernah beriman sebelumnya”. (Hadits Shahih Bukhari: 1580) [Izhar Ilyas @Harian Singgalang, 31 Mei 2008 – @Palanta Surau 4 Rabiul Awal 1432 H]

Kategori:Uncategorized
  1. Februari 8, 2011 pukul 2:01 am

    “Ya Allah yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku dalam agamaMu.” (HR Tirmidzi 2066)

    • Februari 8, 2011 pukul 3:13 am

      Amiin, amiin Yarabbal’alamin. Syukran

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: