Beranda > Ahmadiyah dan Pelanggaran HAM > Komnas HAM: Tragedi Cikeusik Kandung Delapan Pelanggaran HAM Serius

Komnas HAM: Tragedi Cikeusik Kandung Delapan Pelanggaran HAM Serius

AHMADIYAH

Senin, 07 Februari 2011 , 15:54:00 WIB

Laporan: Kristian Ginting
 

IFDHAL KASIM/IST

RMOL. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tidak ingin ada pembiaran hukum seperti yang biasa terjadi, pada kasus penyerangan dan pembunuhan Jamaah Ahmadiyah.

“Kami menilai bentuk kekerasan yang dilakukan sekelompok orang terhadap Ahmadiyah di Pandeglang sebagai pelanggaran HAM serius,” tegas Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim sebagai sikap prihatin atas tragedi Cikeusik yang menewaskan tiga orang Jamaah Ahmadiyah, di kantornya, Jalan Latuharhari, Jakarta, Senin (7/2).

Dijelaskannya, Komnas HAM akan segera membentuk tim investigasi, termasuk melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap semua pihak yang terlibat dalam tragedi Cikeusik.

Delapan pelanggaran HAM serius yang terjadi di Pandeglang, berdasarkan UU 39/1999 tentang HAM, pertama adalah pelanggaran terhadap hak hidup; kedua, hak untuk bebas memilih agama dan menjalankan ibadah; ketiga, hak untuk berkumpul; keempat, hak atas rasa aman; kelima, hak privasi tempat tinggal; keenam, hak perlindungan hak milik; ketujuh, hak tidak didiskriminasi dan kedelapan, hak anak.[ald]

Iklan
  1. Februari 8, 2011 pukul 5:15 pm

    Setiap kali persoalan Ahmadiyah “pecah”, para pengamat atau para tokoh lantas lantang berkoar tentang HAM. Bila sudah begini, secara politis Ahmadiyah sering diuntungkan. Padahal inti persoalan adalah dan ini sepertinya sengaja mereka lupakan, bahwa Ahmadiyah yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad sejatinya telah tidak dikeragui sebagai “perusak” Islam. Karena itu Ahmadiyah dinyatakan sebagai ajaran “Sesat Lagi Menyesatkan“.
    Dalam konteks demikian keadaan mereka persis sebagaimana firman Allah SWT, artinya: “Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Mahapemurah (al-Qur-an), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan), maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (QS Az-Zukhruf: 36 -37)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: