Beranda > Ahmadiyah, Buah Ketidak Tegasan Pemerintah > PBB Telah Beri Catatan Buruk untuk Kebebasan Beragama di Indonesia Buruk

PBB Telah Beri Catatan Buruk untuk Kebebasan Beragama di Indonesia Buruk

AHMADIYAH

Selasa, 08 Februari 2011 , 10:08:00 WIB

Laporan: Teguh Santosa
 

RAFENDI DJAMIN/IST

RMOL. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarhan 7 Januari lalu, Komisaris Tinggi HAM PBB, Navy Pillay, telah memberikan catatan buruk untuk kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia.

Penyerangan kelompok masyarakat terhadap rumah anggota Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, hari Minggu lalu (6/2) bisa membuat catatan itu semakin buruk. Inilah yang antara lain dikhawatirkan Wakil Republik Indonesia untuk Komisi HAM antar-pemerintah ASEAN (AICHR) yang juga menjabat sebagai Ketua AICHR, Rafendi Djamin.

“Saya berharap kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar memastikan proses hukum berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip keadilan dan pemulihan korban. Dan berharap dapat merespon tuntutan masyarakt sipil dengan segera,” tulisnya dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online, Selasa pagi (8/2).

Katanya lagi, kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan moral yang selama ini dianut oleh bangsa Indonesia dan menciderai citra Indonesia di mata internasional. [guh]

Iklan
  1. Februari 8, 2011 pukul 5:56 pm

    Setiap kali persoalan Ahmadiyah “pecah”, para pengamat atau para tokoh lantas lantang berkoar tentang HAM. Bila sudah begini, secara politis Ahmadiyah sering diuntungkan. Padahal inti persoalan adalah dan ini sepertinya sengaja mereka lupakan, bahwa Ahmadiyah yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad sejatinya telah tidak dikeragui sebagai “perusak” Islam. Karena itu Ahmadiyah dinyatakan sebagai ajaran “Sesat Lagi Menyesatkan“.
    Dalam konteks demikian keadaan mereka persis sebagaimana firman Allah SWT, artinya: “Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Mahapemurah (al-Qur-an), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan), maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (QS Az-Zukhruf: 36 -37)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: