Beranda > PBB Dalam Pergolakan Mesir > Sekjen PBB Serukan Aksi Damai di Mesir

Sekjen PBB Serukan Aksi Damai di Mesir

Mesir Bergolak
Editor: Tri Wahono
Minggu, 30 Januari 2011 | 21:59 WIB
AFP PHOTO/LIONEL BONAVENTURE Sekjen PBB Ban Ki-Moon saat membuka KTT Uni Afrika di Addis Ababa, Etiopia, Minggu (30/1/2011).

ADDIS ABABA, KOMPAS.com Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon, Minggu (30/1/2011), menyeru kepada semua pihak untuk menahan diri dari aksi kekerasan di Mesir. Dalam pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Uni Afrika di Addis Ababa, Etiopia, Ban mendesak semua pihak untuk menahan diri, tidak melakukan kekerasan, dan menghormati hak-hak dasar serta kebebasan dan hak asasi manusia.

“Kita harus mendengarkan dengan saksama suara rakyat, aspirasi mereka, tantangan dan harapan mereka untuk masa depan yang lebih baik,” lanjutnya. Kerusuhan pecah di Mesir sejak Selasa lalu saat para demonstran menuntut Presiden Hosni Mubarak mundur. Korban pun terus berjatuhan dan diperkirakan sudah lebih dari 100 orang tewas.

Para demonstran terus merangsek dan mulai berkumpul di pusat kota Kairo pada hari keenam protes mereka, Minggu. Lebih dari 10 pemrotes tewas dalam bentrokan dengan polisi di dekat gedung Kementerian Dalam Negeri Mesir di Kairo, tadi pagi. Sekelompok pengunjuk rasa berusaha menyerbu memasuki bangunan yang terletak di pusat ibu kota Mesir itu sehingga polisi melepaskan tembakan.

Di Kantor Gubernur Faiyum, sekitar 130 kilometer barat daya Kairo, orang bersenjata tak dikenal menembak mati kepala penjara lokal dan membebaskan beberapa ratus tahanan. Ribuan narapidana dilaporkan melarikan diri dari sejumlah penjara di Wadi Natrun, utara ibu kota Kairo.

Situasi di Mesir makin tak kondusif. Aksi penjarahan pun menyebar di mana-mana. Warga pun mulai melengkapi diri dengan senjata seadanya untuk menghadapi upaya penjarahan tersebut.

Pengamanan terus diperketat. Tank dan pasukan militer bersiaga di sejumlah titik. Meskipun Presiden Mubarak telah membubarkan kabinet serta mengumumkan wakil presiden dan perdana menteri baru, unjuk rasa masih marak. Kerusuhan tidak hanya di Kairo, tetapi juga di Rafah, Ismailia, Suez, dan daerah lain.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: