Beranda > Mubarak, Di Sini Saya Akan Mati > Pengamat: Mundurnya Mubarak Awal Demokrasi di Mesir

Pengamat: Mundurnya Mubarak Awal Demokrasi di Mesir

Antara

Antara – 1 jam 46 menit lalu
Pengamat: Mundurnya Mubarak Awal Demokrasi di Mesir

Jember (ANTARA) – Pengamat politik dari Universitas Jember (Unej) Drs Joko Susilo, M.Si menilai, mundurnya Presiden Mesir Hosni Mubarak merupakan langkah awal demokrasi di salah satu negara tertua di dunia tersebut.

“Jutaan rakyat Mesir menyambut gembira atas mundurnya Hosni Mubarak karena rezim diktator telah berakhir,” ucap Joko Susilo di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu.

Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman mengumumkan mundurnya Mubarak dari jabatannya, dan menyerahkan kekuasaannya kepada Dewan Tertinggi Militer, Jumat (11/2) malam.

Unjuk rasa rakyat Mesir di Bundaran Tahrir, pusat kota Kairo, yang digelar sejak 25 Januari 2011 terinspirasi oleh demonstrasi di Tunisia yang berhasil menggulingkan Presiden Zine Al Abidin Bin Ali.

“Memang sudah saatnya Mubarak mundur karena terlalu lama memimpin Mesir di bawah kepemimpinan otoriter, dan mundurnya Mubarak merupakan solusi tepat untuk menekan kerusuhan yang lebih parah,” tuturnya.

Menurut dosen Hubungan Internasional FISIP Unej itu, masyarakat Mesir sudah kecewa terhadap rezim otoriter di bawah kepemimpinan Mubarak selama 30 tahun.

“Desakan berbagai pihak dari dunia internasional yang meminta Mubarak turun, juga berpengaruh terhadap mundurnya Mubarak. Dunia internasional sudah tidak lagi mendukung pemimpin diktator itu,” jelasnya.

Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon, mendesak Presiden Mesir Hosni Mubarak segera mundur dari jabatannya, bahkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga mendesak Mubarak memenuhi tuntutan demonstran, yakni mundur dari jabatannya.

Joko menegaskan, masa depan demokirasi di Mesir ditentukan pada saat pemilu untuk memilih pemimpin baru di Negara 1.000 Piramid tersebut.

“Kini kekuasaan berada di tangan militer untuk memilih pemimpin baru sesuai dengan harapan rakyat Mesir. Mudah-mudahan masa transisi di tangan militer menuju pemilu yang demokratis bisa terwujud,” katanya, menambahkan.

Ia berharap militer mampu menjalankan amanah kekuasaan dengan baik, sesuai dengan prinsip demokrasi yang diinginkan jutaan rakyat Mesir yang berunjuk rasa di Bundaran Tahrir.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: