Beranda > Uncategorized > Perihal Makanan

Perihal Makanan

BILA Allah SWT membolehkan atau melarang sesuatu, pasti terdapat berbagai hikmah di balik suruhan atau larangan itu. Begitulah, berkenaan dengan makanan misalnya, padanya tidak kurang terdapat berbagai larangan dan suruhan tersebut.

Terkait hal di atas Allah SWT berfirman, artinya: “Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menghambakan diri kepadaNya. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan  atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (hewan) yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah, tetapi barangsiapa terpaksa (memakannya) bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sungguh, Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang”. (QS An-Nahal: 114 – 115) [Izhar Ilyas @Harian Singgalang, 8 Juni 2008 – @Palanta Surau 15 Rabiul Awal 1432 H]

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: