Beranda > Ahmadiyah, Buah Ketidak Tegasan Pemerintah > Dicelurit Anggota Ahmadiyah, Visum Suparta Jadi Alat Bukti

Dicelurit Anggota Ahmadiyah, Visum Suparta Jadi Alat Bukti

Kamis, 17 Feb 2011
Dicelurit Anggota Ahmadiyah, Visum Suparta Jadi Alat Bukti

Kombes Boy Rafli Amar

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Sebelum bentrokan Cikeusik pecah, ada insiden penceluritan terhadap salah satu warga Cikeusik, Suparta, oleh kelompok Ahmadiyah. Visum luka-luka yang diderita Suparta akan menjadi alat bukti yang dimiliki polisi.

“Visum Suparta telah dimiliki polisi sebagai alat bukti,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/2).

Ia menambahkan Suparta juga akan dipanggil untuk dimintai keterangannya seputar penceluritan yang dilakukan salah satu jemaah Ahmadiyah. Menurutnya, kejadian penceluritan itu termasuk fakta-fakta yang ada di lapangan untuk mengungkap motif kedatangan kelompok Ahmadiyah dari Jakarta ke Cikeusik.

“Kami akan dalami terus. Suparta juga akan dimintai keterangannya,” tegas mantan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya ini.

Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Pusat, Mahendradatta, sebelumnya mengungkapkan bahwa rombongan Ahmadiyah sebanyak 25 orang, bukan 17 orang yang selama ini disebutkan pihak Ahmadiyah, datang ke Cikeusik dengan beberapa mobil. Mereka membawa senjata tajam dan senjata api rakitan.

Mahendradatta mengklaim ada saksi yang melihat kejadian penceluritan itu. Suparta terkena sabetan celurit orang Ahmadiyah. Dia menderita 40 jahitan dari luka sabetan yang mengenai tulang lengan kirinya.

  1. Februari 21, 2011 pukul 5:48 am

    smoga Allah segera menguak kebobrokan ahmadiyah…amiinn

  2. Februari 21, 2011 pukul 11:09 am

    Sejatinya kebobrokannya sudah sangat terkuaaaaaaaaaak.

  3. Februari 22, 2011 pukul 10:40 am

    iya sudah sangat terkuak….
    tapi para pembuat kebijakan di negeri ini masih takut untuk menguak nya…

  4. Februari 22, 2011 pukul 10:57 am

    What next?????????????????????????????????????????????????????

  5. Februari 22, 2011 pukul 12:04 pm

    akan terus terjadi konflik…mungkin bisa lebih parah dari cikesik

  6. Februari 22, 2011 pukul 12:59 pm

    Bila pemerintah tidak bijak menyikapi persoalan ini, bukan tidak mungkin hal itu bisa terjadi!!!!!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: