Beranda > Uncategorized > Mentauhidkan Allah

Mentauhidkan Allah

SESUNGGUHNYA tugas para Rasul adalah menyibak kemusyrikan dari pandangan manusia, sehingga mereka benar-benar hanya menghambakan diri kepada Allah SWT. Begitulah, terkait berhala-berhala yang dijadikan sembahan manusia selain diriNya, Allah SWT berfirman, artinya: “Apakah mereka (berhala-hala) mempunyai kaki untuk berjalan, atau mempunyai tangan untuk memegang dengan keras, atau mempunyai mata untuk melihat, atau mempunyai telinga untuk mendengar? Katakanlah Muhammad: “Panggilah berhala-berhalamu yang kamu anggap sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)ku, dan jangan kamu tunda lagi. Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Al Quran). Dia melindungi orang-orang yang saleh”. (QS Al A’raf: 195 – 196) [Izhar Ilyas @Harian Singgalang, 12 Juni 2008 – @Palanta Surau 18 Rabiul Awal 1432 H]

Kategori:Uncategorized
  1. Februari 21, 2011 pukul 4:50 am

    La ilaha illaLLAH wahdahu la syarikalahu lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa `ala kulli sya`in qodiir

  2. Februari 21, 2011 pukul 11:02 am

    Dalam konteks tauhid …….. orang yang tidak mau berhukum dengan hukum Allah ………. mereka dikatakan sebagai kafir, zalim dan fasik

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: