Beranda > Ahmadiyah, Sesat Lagi Menyesatkan > Hasyim Muzadi: Bubarkan Ahmadiyah dan Bukan FPI

Hasyim Muzadi: Bubarkan Ahmadiyah dan Bukan FPI

Antara

Antara – 1 jam 34 menit lalu
Hasyim Muzadi: Bubarkan Ahmadiyah dan Bukan FPI

Surabaya (ANTARA) – Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi meminta pemerintah membubarkan Jamaah Ahmadiyah, bukan justru membubarkan Front Pembela Islam.

“Ahmadiyah sudah semakin meresahkan masyarakat, karena ajarannya sangat menyimpang dari Islam, seperti mengakui dua nabi terakhir, yakni Muhammad SAW dan Mirza Ghulam Ahmad,” katanya di Surabaya, Selasa.

Ia mengatakan hal itu di sela seminar memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-88 NU yang menampilkan Anas Urbaningrum (Demokrat), Aburizal Bakrie (Golkar), KH Noer Iskandar SQ (PPP), Habib Rizieq (FPI), dan Ja`far Umar Thalib (Laskar Aswaja).

Menurut mantan Ketua Umum PBNU itu, Ahmadiyah juga “mengacak-acak” ayat-ayat Al Quran, sehingga jika dibiarkan akan justru terjadi kerawanan sosial.

“Jika pemerintah membubarkan FPI, saya tidak setuju, karena Ahmadiyah dan FPI itu sangat berbeda. Jika ada yang salah, yang ditangkap adalah anggotanya, bukan membubarkan FPI,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Umum FPI Habib Rizieq ketika dikonfirmasi ANTARA tentang rencana pemerintah membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan tindak kekerasan, menegaskan tidak ada FPI dalam kerusuhan di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

“Ormas apa yang mau dibubarkan, di Cikeusik saat itu (saat kerusuhan) tidak ada ormas,” katanya sambil memasuki mobilnya dengan iringan lantunan rebana dari para pendukungnya.

Senada dengan itu, mantan petinggi Laskar Jihad ustadz Ja`far Umar Thalib ketika dikonfirmasi ANTARA di sela seminar tersebut meminta pemerintah untuk tidak membubarkan FPI, tetapi justru membubarkan Ahmadiyah.

“Ahmadiyah itu sumber masalah, karena itu harus dibubarkan. Kalau dibubarkan sekarang, ongkos sosial dan politik akan lebuh murah daripada menunggu bara api yang ke depan akan lebih mahal ongkos politiknya,” katanya.

Sementara itu, kata dia, FPI adalah ormas dan bukan aliran sesat seperti Ahmadiyah.

Oleh karena itu, menurut dia, ormas tersebut jangan dibubarkan, tapi justru dijadikan “partner” untuk dibina guna kepentingan pemerintah dan masyarakat.

“Saya memberi apresiasi kepada Mendagri yang mengundang FPI, FUI, dan MUI. Saya yakin kalau pemerintah mampu membina ormas, maka tidak akan ada ormas yang meresahkan, sebab ormas itu merupakan wadah penyaluran yang patut dibina,” katanya.

Tentang Ahmadiyah, ia menilai pemerintah sebenarnya telah membina sebagai aliran keagamaan melalui SKB Mendagri, Menag, dan Jaksa Agung.

“Kalau masih menimbulkan masalah, ya dibubarkan saja, karena pembinaan sudah dilakukan pemerintah dengan SKB itu. Jangan sampai menunggu masyarakat yang tidak sabar untuk membubarkan,” katanya.

Dalam seminar bertajuk “NKRI, Aswaja, dan Masa Depan Islam Nusantara” dengan pembicara utama KH Hasyim Muzadi itu terlihat Ketua Umum Parta Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sama-sama menilai bahwa NU merupakan pilar bangsa, perekat persatuan kemajemukan, dan penjaga NKRI.

  1. Februari 26, 2011 pukul 4:31 am

    setuju….
    bubarkan AHMADIYAH

  2. Februari 26, 2011 pukul 4:49 pm

    Artinya………… sangat dan tidak amat setuju bubarkan FPI!!!!!!!!!

  3. Februari 28, 2011 pukul 4:43 am

    iya lahh…
    biang kerusuhan bukan FPI…
    tp AHMADIYAH

  4. Februari 28, 2011 pukul 9:27 am

    100 untuk qo ………….. Pertahankan dan tingkatkan prestasi belajarnya ya qo!!!

  5. Februari 28, 2011 pukul 9:28 am

    he he he…masa cuma 100 pak??

  6. Februari 28, 2011 pukul 10:13 am

    Untuk ukuran kecerdasan itu sudah sangat dan amat luar biasa qo!!! Hehehe…..

  7. Februari 28, 2011 pukul 10:24 am

    sipp…he he he

  8. sank pencerah
    April 25, 2011 pukul 3:39 am

    Wahai semua umat muslim, “Haramlah engkau memakan daging Habib Rizieq setelah dia mati, karena dagingnya lebih kotor dan Haram dari daging Babi !”. Bubarkan FPI dan pulangkan Habib Rizieq bersama habitatnya Onta2 padang Pasir!

    • April 25, 2011 pukul 7:17 am

      Saudara Sank Pencerah. Dengan alasan apa Saudara mengatakan bahwa daging Habib Rizieq lebih kotor dan Haram dari daging babi. Thanks!!!

  9. April 25, 2011 pukul 8:00 am

    pak iz…
    g usah d ladeni…
    tetep semangat…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: