Beranda > Uncategorized > Setan dan Pembohong

Setan dan Pembohong

BERBOHONG atau berdusta, dimaksudkan untuk menyelamatkan atau membebaskan pelakunya dari berbagai tuduhan dan tuntutan. Sejatinya sikap demikian akan semakin lebih memperburuk citra pelaku terhadap tuduhan atau tuntutan tersebut. Sebab, untuk menutupi satu kebohongan ia terpaksa harus mempersiapkan seabrek kebohongan lain, yang tidak jarang akhirnya membuka kebohongan yang akan ditutupi itu.

Lalu untuk apa kita harus jadi pembohong, apalagi terkait demikian bukankah Allah SWT telah berfirman, artinya: “Maukah aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa. Mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta”. (QS Asy Syu’ara’: 221 s.d 223) [Izhar Ilyas @Harian Singgalang, 25 Juni 2008 – @Palanta Surau 28 Rabiul Awal 1432 H]

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: