Beranda > Prahara Peradaban > Putri Arab Saudi Akan Diadili di Inggris Atas Pelecehan Seksual

Putri Arab Saudi Akan Diadili di Inggris Atas Pelecehan Seksual

Senin, 07/03/2011 16:36 WIB

Rita Uli Hutapea – detikNews

Putri Arab Saudi Akan Diadili di Inggris Atas Pelecehan Seksual

London – Anggota keluarga kerajaan Arab Saudi kembali terjerat masalah hukum. Seorang putri Saudi akan diadili di Inggris atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap pengawalnya, seorang pria Inggris bertubuh tegap.

Identitas putri Saudi tersebut dirahasiakan. Pengacaranya berhasil meyakinkan pengadilan Inggris agar identitasnya tidak dipublikasikan sebab bisa mengganggu kehidupan dirinya dan keluarganya. Demikian seperti diberitakan harian Inggris, Daily Mail dan Press TV, Minggu (6/3/2011).

Identitas sang pengawal juga dirahasiakan. Dia mendapat bayaran 100 ribu poundsterling per tahun untuk tugasnya mengawal keluarga putri Saudi tersebut.

Pria Inggris berumur 40 tahun itu mengklaim bahwa keluarga putri Saudi itu sering bermabuk-mabukan, minum obat-obatan yang diperoleh secara ilegal dan berperilaku seks aneh.

Sang pengawal itu mengaku, putri Saudi tersebut pernah menendangnya di bagian pangkal paha. Padahal wanita itu tahu benar bahwa dia baru saja sembuh usai menjalani operasi di daerah tersebut. Sang putri juga pernah menggigit pipi seorang staf lainnya.

Suami putri tersebut, seorang pengusaha kaya, juga dirahasiakan identitasnya. Dia dituduh sebagai pengakses situs-situs porno gay.

Sang pengawal yang mengklaim telah mengalami pelecehan seksual itu dikenal sebagai “A”. Pria Inggris itu direkrut pada tahun 2003 untuk memberikan perlindungan bagi putri Saudi tersebut. Pada Juli 2010 lalu, dia merasa harus mengundurkan diri karena merasa terancam dengan risiko pelecehan seksual.

Sang pengawal mengklaim, putri Saudi itu sering pulang malam dalam keadaan “mabuk berat”. Saat perjalanan ke luar negeri, pria Inggris itu terpaksa tidur sekamar dengan anggota staf lainnya demi melindungi dirinya dari sang putri.

Ada kalanya, sang putri bercerita pada pengawalnya itu bahwa suaminya, seorang pangeran Saudi, telah melihat-lihat situs-situs dengan konten homoseksual. Putri tersebut akan menunjukkan situs-situs itu pada sang pengawal. Hal ini membuat sang pengawal stres. Pengawal itu juga mengklaim, sang putri secara ilegal mendapatkan obat-obat penenang melalui anggota staf lainnya.

Pada tahun 2010 lalu, seorang pangeran Saudi, Saud Bin Abdulaziz Bin Nasir al Saud dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang pelayan prianya di kamar sebuah hotel mewah di London, Inggris. Sang pelayan, Bandar Abdullah Abdulaziz, tewas setelah dicekik Saud dengan sejumlah luka di tubuh dan wajahnya. Ayah Saud adalah keponakan laki-laki dari raja Saudi, Raja Abdullah.
(ita/nrl)

  1. Maret 7, 2011 pukul 10:02 am

    astaghfirulloh….
    ckckck…

  2. Maret 7, 2011 pukul 10:21 am

    Na’uzubillahi minzaalik………..!!!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: