Beranda > Tsunami Jepang > Mahasiswa RI di Tokyo Siaga Tanggap Darurat

Mahasiswa RI di Tokyo Siaga Tanggap Darurat

Jumat, 11 Maret 2011 20:53 WIB | 826 Views

Saat ini komunikasi seluler terkendala sehingga rekan-rekan pelajar disini hanya bisa berkomunikasi via email dan messenger

Jakarta (ANTARA News) – Para mahasiswa Indonesia di Tokyo dalam kondisi siaga menyusul gempa dan tsunami yang menerjang Jepang.

“Saat ini PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Jepang  siaga  dan telah mempersiapkan tanggap darurat untuk 9 korda (koordinator daerah) Jepang,” kata Ketua PPI Jepang, Fithra Faisal Hastiadi melalui surat elektronik yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat petang.

Fithra yang merupakan Mahasiswa PhD pada Universitas Waseda itu mengatakan belum ada kepastian tentang korban dari warga Indonesia di Jepang.

“Hingga saat ini, data korban dari warga Indonesia masih belum pasti. Mudah-mudahan tidak ada ya,” katanya.

Staf Pengajar Universitas Indonesia itu mengatakan kota Tokyo lumpuh karena MRT tidak beroperasi.

“Taksi tidak mau mengambil penumpang, listrik dan gas di sebagian daerah terpaksa dipadamkan menyusul beberapa kebakaran di wilayah Chiba,” katanya.

Kondisi di Tokyo sudah mulai stabil meski masih terjadi gempa susulan. Sistem komunikasi melalui telepon juga tidak berjalan normal.

“Saat ini komunikasi seluler terkendala sehingga rekan-rekan pelajar disini hanya bisa berkomunikasi via email dan messenger,” katanya.

Sementara daerah yang terparah mengalami kerusakan pasca gempa dan tsunami adalah daerah Jepang utara yaitu Miyagi dan Iwate.

Mukti Ali, mahasiswa Universitas Tohoku, Miyagi,  berada dalam pengungsian.

“Saya lagi di pengungsian, masih takut pulang ke apato (apartemen), isi apato hancur, cuaca dingin bersalju. Mohon doa rekan-rekan,” kata Mukti melalui surat elektronik.
(N006/S019)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Kategori:Tsunami Jepang
  1. karuniati
    Maret 12, 2011 pukul 3:26 pm

    bagaimana keadaan fisik dan sekitar universitas tohoku sendiri, karena adik saya ada di sana (YULIATI HERBANI) sedangkan kontak adalah sesuatu yg luarbiasa sulitnya saat ini, katanya tidak boleh minum air keran ya…apa ada rencana mereka akan dipulangkan ke Indonesia ?

    • Maret 12, 2011 pukul 6:04 pm

      Saudari Karuniati! Bisa dimaklumi bagaimana sulitnya kondisi untuk mendapatkan informasi dari dan ke Jepang sa’at ini. Namun seperti yang Saudari cemaskan, kita berharap semoga sesuatu yang tidak kita ingini tidak sampai terjadi pada diri adik kita Yuliati Herbani. Aamiin……….. aamiin…………. aamiin yarabbal’alamin!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: