Beranda > Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) > Kisruh Internal PKS & PKB, Pertaruhan 2014

Kisruh Internal PKS & PKB, Pertaruhan 2014

InilahOleh R Ferdian Andi R | Inilah – Jum, 18 Mar 2011 17.41 WIB
  • Kisruh Internal PKS & PKB, Pertaruhan 2014
    Kisruh Internal PKS & PKB, Pertaruhan 2014

INILAH.COM, Jakarta – Hampir bersamaan dua partai politik yakni PKS dan PKB dirundung masalah. Kedua partai diuji menyelesaikan masalah internalnya. Taruhannya, Pemilu 2014 mendatang.

PKB terpantik persoalan recall melibatkan anggota DPR Effendy Choirie dan Lily Chadidjah Wahid. Sedangkan di PKS dihebohkan dengan kemunculan mantan pendiri Partai Keadilan Yusuf Supendi yang membuka persoalan sensitif melibatkan elit partai.

Sejumlah akademisi dan peneliti menilai konflik dan persoalan di dua partai tersebut memiliki perbedaan satu sama lain. Namun benang merah dari persoalan tersebut di antaranya, tokoh integratif dalam partai masih dibutuhkan.

Guru besar ilmu politik Universitas Indonesia Maswadi Rauf menilai perlu ada wistle blower dalam persoalan internal partai terutama menyangkut keuangan. “Kasus yang diungkap Yusuf Supendi harus dipikirkan agar aktivis partai yang membongkar skandal internal partainya dijadikan wistle blower,” ujarnya melalui saluran telepon di Jakarta, Jumat (18/3/2011).

Tepisah, gurubesar ilmu politik Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bachtiar Effendy menilai persoalan yang terjadi di partai politik disebabkan kosongnya sosok integratif di masing-masing organisasinya. “Konflik karena kosongnya peran pemimpin partai yang integratif, pemersatu,” cetusnya. Bachtiar mencontohkan peran SBY dan Megawati yang bisa menjadi pemersatu di internal partai.

Dia menilai kasus di internal PKB sejatinya lanjutan dari persoalan sebelumnya sejak era KH Abdurrahman Wahid. Sedangkan di PKS, Bachtiar menilai cenderung mengejutkan apalagi disebabkan persoalan uang. “Padahal secara ideologi dan visi, PKS relatif solid,” ujarnya.

Dia memprediksikan PKS akan mengalami perpecahan jika para elitnya tidak bisa menyelesaikan persoalan yang kini dihadapi. Pencitraan PKS sebagai partai ‘bersih, peduli, dan profesional’ akan terganggu. “Meski secara ideologi kuat, PKS terancam perpecahan jika tak mampu mengelola masalah ini,” ingatnya.

Terpisah, peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Hendarsmo menilai konflik yang terjadi di sejumlah partai politik jelas akan mempengaruhi tingkat elektoral dalam Pemilu 2014 mendatang. “Tingkat elektoral akan terganggu dengan konflik ini,” ujarnya.

Adapun Arbi Sanit menyebutkan, konflik yang terjadi di PKS berpotensi dimanfaatkan pihak luar apalagi berbarengan dengan kisruh dalam koalisi pemerintahan SBY-Boediono. “Ada pihak-pihak luar yang memanfaatkan masalah ini,” cetusnya. [mdr]

30 komentar

Terbaru Lebih DuluTerlama Lebih DuluRating TertinggiTerbanyak Dibalas

Kirim komentar

Sign in untuk mengirim komentar, atau Daftar untuk membuat account, gratis.

ADVERTISEMENT

Pilihan

  1. Yahoo! Indonesia di Twitter

    Yahoo! Indonesia di Twitter

    Pantau beragam berita, kejadian, dan beragam informasi menarik

  2. Koprol kami

    Koprol kami

    Ikuti juga kami di jejaring Koprol, dan temui anggota komunitas lainnya.

  3. Laman Facebook kami

    Laman Facebook kami

    Kami juga berbagi beragam informasi yang bisa dibahas di Facebook

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: