About

[[[[[[[   Keagungan dan Kemulyaan Islam   ]]]]]]]

KENDATI Allah SWT telah berfirman “innaddiina ‘indallaahi al-islaamu” (Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam, Ali ‘Imran: 19) kemudian Dia melanjutkan “waman yabtaghi ghairal al-islam diinan falan-yuqbala minhu wahuwa filaakhirati minalkhaasiriina” (Dan barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka tidak akan diterima agama itu dari padanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi, Ali ‘Imran: 85) bukan berarti serta-merta Islam memerintahkan ummatnya memaksa manusia untuk memeluk atau meyakininya (vide: Al-Baqarah: 256 – Al-Kahfi: 29), malah Islam sangat tegas melarang penganutnya mencaci-maki tuhan-tuhan yang disembah manusia selain Allah.

Keagungan dan kemulyaan Islam tersebut terkandung dalam firmanNya: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian mereka kembali kepada Rabb mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan”. (Al An’aam: 108)

[][][][][][][][][][][][][][][][][][][][]

[][][][][][][][][][][][][][][][]

[[[[[[[[[[[[[ >> LATAR PEMIKIRAN <<]]]]]]]]]]]]]

PALANTA dalam bahasa Minang berarti: bangku panjang tempat duduk. Biasanya terdapat di ‘lapau’ atau warung-warung kopi dan atau di rumah-rumah makan. Dalam konteks demikian orang Minang menyebutnya palanta lapau.

Komunitas Minang ‘palapau’, sembari minum kopi, teh dan atau berbagai minuman lainnya, ditemani beragam makanan ringan, galib membicarakan hampir semua persoalan yang mengalir dalam hidup dan kehidupan di sini.

Beranjak dari fenomena demikian, dalam konteks filosofi masyarakat Minang: “Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah“ (Adat berdasarkan Syarak, Syarak berdasarkan Kitabullah), dipanggil rasa tanggung-jawab selaku orang Minang, palanta itu kini saya bawa ke surau. Artinya, melalui blog Palanta Surau ini, mari kita saling berbagi cerita dalam memahami esensi “kebenaran” di pentas kehidupan yang kini tengah kita lakoni. Kiranya dengan demikian, kebahagian hidup di dunia, kebahagiaan hidup di akhirat serta terhindar dari siksa neraka dapat kita ‘raih’.

Akankah itu mungkin?!?!?!?!?!. Insya-Allah, why not.

[&][&][&][&][&][&][&]

[[[[[[[[[[[[[       CURRICULUM VITAE        ]]]]]]]]]]]]]

Selaku Garin Palanta Surau, saya merupakan anak tertua dari ayahanda Ilyas Sutan Mudo dan ibunda  Pik Ili Binti Pajan. Lahir di Sulit Air 17 Desember 1953 (?). Tidak cukup setahun mengejam pendidikan di tanah kelahiran, ketika Pergolakan Daerah “PRRI” berkecamuk, dalam perjalanan panjang mencekam-menegangkan, dibawa ayahanda tercinta, merantau.

Setamat SDN 2 di Selat Panjang Provinsi Riau (1966), melanjutkan pendidikan ke Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang (Tsanawiyah, Kulliyatul Muballighien, dan Fakultas Tarbiyah UMSB). Adapun S1, di sela-sela mengayuh biduk rumah tangga, alhamdulillah diselesaikan di Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang (1986).

Bersamaan dengan Muktamar Muhammadiyah Surabaya, tahun 1978 menikah dengan Mardiana Djamarin dan dikarunia seorang puteri: Zunaizah Izhar, tiga orang putera: Montezari Maududi Izhar, Muhammad Futaki Izhar, dan Zarnouji Al Banna Izhar, serta dua orang cucu: Hafizhatuddiniyah Yulizar dan Azka Hatta Maududi.

Sebagai aktivis Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pada Pemilu 1987 diamanahi umat jadi anggota DPRD Tingkat II Kotamadya Padang Panjang dan ditunjuk sebagai Ketua FPP (1987 – 1992). Bersamaan dengan itu, terhitung 1 Maret 1987 diangkat menjadi CPNS, mengajar di SMPN 5 Padang. Selanjutnya, demi kepentingan dinas, terhitung 1 Januari 1993 dipindahkan ke SMAN 1 Lubuk Alung.

Kini, sembari berkhidmat mengajar serta bergiat di Palanta Surau, sesekali menulis di Harian Singgalang Padang dan Majalah Tabligh MTDK PP Muhammadiyah Jakarta sekaligus menjadi lopernya.

————————————————-

Garin: Sebutan untuk penjaga dan pemelihara Masjid atau Surau di Minangkabau.

 

 

  1. April 2, 2010 pukul 3:45 pm

    Mencoba berkunjung ke sini, Pak… ^_^
    Isi blog ini bisa menambah pemahaman ilmu agama saya. 🙂

    • April 3, 2010 pukul 2:22 am

      Terimakasih atas kunjungan dan apresiasinya. Ma’af blognya lagi berantakan, maklum lagi sedang belajar.

    • Oktober 5, 2010 pukul 1:49 am

      syukran atas kunjungan dan apresiasinya. thanks

  2. Saifullah Hasan
    April 12, 2010 pukul 4:05 pm

    Wah wah waah baru belajar saja sudah sebagus ini blog penuh dengan pedoman hidup apalagi nanti kalau sudah ngajar. .
    Selamat Pak Izhar… teruslah berkarya untuk umat!

    Wassalam
    SFH

    • April 12, 2010 pukul 5:44 pm

      Tarimokasih sanak. Apresiasi sanak sungguah manjadi “transfusi” samangek bagi ambo untuk maisi hiduik dan kahidupan ko jo hal-hal nan bamanfa’at bagi umaik, bangso, dan nagara. Thanks.

  3. Drs. Zulkifli Idris
    April 28, 2010 pukul 7:41 am

    Assalamualaikum……

    • April 28, 2010 pukul 11:05 pm

      Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh!!!

  4. Mei 2, 2010 pukul 5:26 am

    trims kunjungan bapak, ini sedikit artikel yang menjawab pertanyaan bapak..semoga bermanfaat 😀

    http://lovenroll.wordpress.com/2010/05/02/sejarah-traffic-light/

  5. Mei 6, 2010 pukul 3:17 pm

    assalamu’alaikum. w.w.
    wah wah… selamat buya atas keberhasilannya dalam berdakwah dalam cara dan metode kekinian… semoga jadi amal shaleh…

  6. tutut
    Oktober 2, 2010 pukul 6:50 am

    ass….ini blog sangat bagus buat pendidikan agama untuk semua kalangan…..
    trims saudaraku….wass….

  7. November 23, 2010 pukul 6:58 pm

    Hay ..
    salam kenal ..
    kalau ada waktu kunjungin blog saya

    http://liiefivers.wordpress.com

    thanks >.<

    • November 24, 2010 pukul 12:53 pm

      Terimakasih atas perkenalan dan kunjungannya. Insya Allah kita akan berkunjung……. Syukran.

      • November 24, 2010 pukul 1:57 pm

        hmmb ,,
        siip dech 😀

  8. November 24, 2010 pukul 3:14 pm

    Alhamdulillah jika begitu.

  9. Alfin
    Desember 1, 2010 pukul 8:33 pm

    Izin pulo awak yg mudo ko pak tuo. Nyak kabaraja lo awak ko pak.

    • Desember 2, 2010 pukul 5:24 am

      Apo mukasuiknyo, Nanda. Kurang paham pak tuo, jo apo nan nanda sampaikan, maklum dek pak tuo lah batambah gaek juo barangkali. Syukran.

  10. Desember 28, 2010 pukul 11:53 am

    salam kenal ya sob

    • Desember 28, 2010 pukul 5:26 pm

      Salam kenal juga. Bagaimana khabarnya ……………. semoga sehat dan sukses selalu. Thanks.

  11. Februari 7, 2011 pukul 4:43 am

    assalamu’alaikum
    lanjutkan …terus berdakwah….

  12. Februari 28, 2011 pukul 8:23 am

    assalamu’alaikum
    pak maaf…boleh tau email bapak???
    jazakalloh….

  13. Februari 28, 2011 pukul 9:47 am

    Kenapa tidak………. izharilyas4islam@yahoo.co.id dan izharilyas4islam@bismillah.com Ma’af qo………. kurang teliti membaca duluya.

  14. September 22, 2011 pukul 5:39 pm

    Blog yg Bapak bikin bermanfaat menambah pengetahuan saya. Kalau Bapak ada waktu luang, sudilah kiranya Bapak mengunjungi blog saya http://www.penjagaronda.wordpress.com , blog yg mengumpulkan berita islamfobia dan diskriminasi yg dialami umat islam di berbagai belahan dunia

    • September 23, 2011 pukul 9:21 am

      Alhamdulillah dan terimakasih. Insya Allah kita akan ‘bermuhibah” ke blognya. Syukran

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: