Arsip

Archive for the ‘Abu Bakar Ba’asyir’ Category

Apa Beda Abu Bakar Ba’asyir dengan Abu Maarik? Abu Ba’asyir Tak Punya Anti Densus 88, Abu Maarik Kebal Densus 88!, Inilah Democrazy kawan..!!!

Mei 28, 2011 2 komentar

JAKARTA, –Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Baasyir dan Pimpinan Pondok Pesantren Az Zaytun Panji Gumilang tampaknya mendapat perlakukan berbeda dari aparat Kepolisian.
Ustad Abu langsung diciduk Densus 88 setelah beberapa pelaku bom menyebut-nyebut namanya terkait dalam serangkaian aksi teror. Tapi, Panji Gumilang alias Abu Maarik alias Abu toto , meski sudah banyak pengakuan dari mantan pengurus Negara Islam Indonesia bahwa dirinya merupakan pimpinan NII KW 9, tetap saja masih melenggang hingga saat ini. Keheranan itu lah yang diungkapkan anggota Komisi I DPR Teguh Juwarno.
“Yang aneh, ketika bicara terorisme, Abu Bakar Baasyir langsung ditangkap. Tapi ketika ini NII sudah menjadi teroris, banyak sekali pengakuan korban, banyak saksi mata, bahkan mereka yang insyaf mengatakan bahwa memang Panji Gumilang (pemimpin NII), tapi tidak ditangkap, ada apa? Kan memang ada pembiaran,” katanya.
Makanya, selain berencana memanggil Kepala Badan Intelijen Negara Sutanto dan juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, Komisi intelijen dan pertahanan ini juga berencana memanggil Panji Gumilang.

RIMANEWS

Ba’asyir: SBY Kafir

Metro TVOleh Metro TV News | Metro TV – Sen, 25 Apr 2011 12.04 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta:   Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kafir. Hal itu dikatakan terdakwa kasus terorisme Rais al-Am Majelis Anshor At-Tauhid Abu Bakar Ba’asyir dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/4).

Menurut Ba’asyir, SBY pantas disebut kafir karena gagal menjalankan syariat Islam di Indonesia. “Itu sudah menjadi konsekuensi, jika seorang pemimpin di negara ini tidak menjalankan syariat Islam dengan benar. Sangat pantas jika saya mengatakan bahwa SBY itu seorang kafir,” tegas Ba’asyir.

“Pemimpin manapun yang memimpin negara ini, tetapi tidak menjalankan hukum Islam dengan sebagaimana mestinya, maka hukuman yang layak diberikan kepada orang itu adalah hukum kafir,” ungkap Ba’asyir. Baca selengkapnya…

Pengunjung Misterius di Sidang Ba’asyir

Februari 19, 2011 Tinggalkan komentar
Terorisme
Penulis: Adi Dwijayadi | Editor: Heru Margianto
Kamis, 10 Februari 2011 | 10:22 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Tersangka terorisme, Abu Bakar Baasyir, dengan kawalan ketat petugas Detasemen Khusus 88 Antiteror usai mengikuti pelimpahan berkas tahap kedua di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/12/2010). Polisi melimpahkan tersangka ke kejaksaan bersama berkas perkara dan sejumlah barang bukti. Baasyir diduga terlibat sebagai donatur dalam pelatihan militer kelompok teroris di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Abu Bakar Ba’asyir mensinyalir ada banyak pengunjung gelap yang selalu hadir pada setiap persidangan Ba’asyir. Kuasa hukum Ba’asyir, Mohammad Assegaf, menyebut mereka sebagai orang-orang misterius.

“Setiap persidangan Abu Bakar Ba’asyir, pasti yang datang itu misterius. Ia bukan wartawan, keluarga terdakwa, atau mahasiswa fakultas hukum,” katanya seusai sidang Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2011). Assegaf tidak merinci lebih jauh siapa yang dimaksud dengan pengunjung misterius. Baca selengkapnya…

Pengacara Ba’asyir Klaim Pelatihan Aceh Bukan Aksi Terorisme

Februari 19, 2011 Tinggalkan komentar
Kamis, 10 Februari 2011 | 11:49 WIB

Terdakwa Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba’asyir saat mengikuti persidangan perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, (10/2). TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pengacara Abu Bakar Ba’asyir dari Tim Pembela Muslim, Achmad Michdan, mengklaim pelatihan militer di Jantho, Aceh Besar, bukan aksi terorisme. Ia mengatakan pelatihan itu hanya bentuk simpati sejumlah umat Islam terhadap tragedi di Palestina.

“Jadi yang di Aceh itu untuk membela saudara mereka sesama Muslim yang terdzolimi di Palestina. Itu perlu dipahami masyarakat. Jadi itu bukan tindakan terorisme,” ujar Michdan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis(11/2). Baca selengkapnya…

Ba’asyir Bantah Terlibat Terorisme

Februari 19, 2011 Tinggalkan komentar

Arofah Supandi

Ba'asyir Bantah Terlibat Terorisme
10/02/2011 17:19
Liputan6.com, Jakarta: Abu Bakar Ba’asyir tak terlibat terorisme. Pelatihan yang disebut-sebut sebagai kegiatan teroris adalah persiapan untuk pasukan jihad ke Palestina. Hal ini disampaikan Michdan, kuasa hukum Abu Bakar Ba’asyir, Kamis (10/2), di Jakarta.

Michdan mempertanyakan penggunaan pasal berlapis untuk menjerat Ba’asyir, khususnya terorisme. “Ini mengada-ada. Sepertinya sedemikian rupa diciptakan kriminalisasi kasus,” ujar Michdan.

Seharusnya hari ini Ba’asyir yang juga pimpinan Jamaah Anshorut Tauid menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan agenda pembacaan dakwaan. Namun, Ba’asyir menyampaikan keberatan karena pemanggilan terhadap dirinya terkesan mendadak. Padahal, seharusnya pemanggilan sidang dilakukan tiga hari sebelumnya. Dengan keberatan Ba’asyir, sidang ditunda Senin pekan depan.

Ba’asyir didakwa merencanakan, menggerakkan, dan meminjamkan dana untuk kegiatan terorisme. Dia juga dikaitkan dengan perampokan Bank CIMB Niaga di Medan, Sumatra Utara.(ULF)

Jaksa: Ba’asyir Beri Rp 325 Juta ke Dulmatin Untuk Beli Senjata

Februari 19, 2011 Tinggalkan komentar

Senin, 14/02/2011 13:15 WIB

Febrina Ayu Scottiati – detikNews

Jakarta – Selain dituding sebagai donatur kegiatan militer di Aceh, Abu Bakar Ba’asyir juga diduga memberikan uang sejumlah Rp 325 juta kepada Dulmatin. Uang tersebut dipergunakan untuk membeli senjata dan amunisi.

“Uang dari terdakwa sebesar Rp 180 juta dan US$ 5.000 yang diserahkan Ubaid kepada Dulmatin untuk selajutnya oleh Dulmatin digunakan untuk membeli senjata api dan amunisi seharga Rp 325 juta,” ujar salah satu JPU saat membacakan dakwaan untuk Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (14/2/2011).

Jaksa tersebut menambahkan, uang sebesar Rp 325 juta itu digunakan untuk membeli 24 pucuk senjata api, 19 ribu lebih amunisi, dan magazen. Untuk senjata sendiri ternyata telah dipesan sejak Maret 2009. Baca selengkapnya…

Ba’asyir Protes Diangkut dengan Barracuda

Februari 19, 2011 Tinggalkan komentar
Tribunnews.com – Senin, 14 Februari 2011 08:18 WIB
Ba'asyir Protes Diangkut dengan Barracuda

TRIBUNNEWS.COM/YOGI GUSTAMAN
Abu Bakar Ba’asyir saat tiba di PN Jakarta Selatan, Senin (13/12/2010).

 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Terdakwa tindak pidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir protes karena selalu dibawa dengan mobil Barracuda setiap dirinya akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Media Center Jemaah Anshorut Tauhid (JAT) Son Hadi saat ditemui wartawan sebelum persidangan pendiri JAT ini dimulai, Senin (14/2/2011).

“Kalau tidak pakai Barracuda atau mobil taktis itu Ustadz Abu nggak bakal lari kok,” ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Baca selengkapnya…