Arsip

Archive for the ‘Forum Tokoh Lintas Agama’ Category

Rektor UI: RI Tak Terancam Gagal

Februari 5, 2011 1 komentar
Antara 

Antara – Sabtu, 5 Februari
Rektor UI: RI Tak Terancam Gagal

Depok (ANTARA) – Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Somantri mengatakan sebagai sebuah negara Indonesia mempunyai pondasi yang kuat, sehingga jauh dari ancaman sebagai negara gagal.

Hal tersebut dikatakan Gumilar menanggapi pertemuan Tokoh Lintas Agama dan Forum Rektor, yang menyatakan Indonesia akan menjadi negara gagal, bila pemerintah tidak cepat mengambil keputusan tepat untuk mencegahnya. Baca selengkapnya…

Syafii: Aksi Tokoh Agama untuk Perbaikan Bangsa

Februari 5, 2011 Tinggalkan komentar
Republika 

Republika – Minggu, 6 Februari

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Aksi kritik yang dilakukan forum tokoh lintas agama bertujuan untuk memperbaiki kondisi bangsa, kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif. “Tujuannya adalah perbaikan bangsa. Strateginya adalah kebudayaan, dan itu membutuhkan waktu panjang, bertahun-tahun, tidak sebentar,” katanya usai menghadiri orasi budaya BJ Habibie di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu.

Menurut Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, aksi yang dilakukannya bersama tokoh agama lain di Indonesia tidak ditunggangi oleh pihak mana pun. “Aksi yang bisa ditunggangi adalah aksi yang dilakukan oleh orang-orang yang tunduk pada kekuasaan atau istilahnya ‘membungkuk’. Saya bukan orang yang mau membungkuk pada kekuasaan,” katanya. Baca selengkapnya…

Indonesia takkan Seperti Mesir Kedua

Februari 4, 2011 Tinggalkan komentar
Republika 

Republika – Sabtu, 5 Februari

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Meski Indonesia dianggap sedang memasuki keterpurukan bahkan bisa terjun ke predikat negara gagal, tokoh Agama Franz Magnis Suseno menyatakan, negara ini takkan menghadapi masalah seperti Mesir ataupun Tunisia.

‘’Indonesia saya kira takkan seperti Mesir, karena kalau kita lihat Indonesia pernah mengalaminya seperti tahun 1998. Dan kita punya yang disebut demokrasi dan kebebasan berpendapat,’’ ungkap tokoh agama Katolik ini, usai Diskusi Publik untuk Menganalisis Laporan ke Rumah Pengaduan Pembohongan Publik di Bidang Pendidikan, bersama Forum Rektor dan 28 guru besar di Universitas Negeri Jakarta, Jumat (4/2).

Ia menilai, ada berbagai hal yang membedakan Indonesia dengan Mesir, yaitu paling tampak nyata keterbukaan berpendapat. ‘’ Kami bisa membentuk forum dan anda di media tanpa ada pemberangusan, dan boleh mengkritik bahkan berdemo dalam batas wajar,’’ ungkapnya. Baca selengkapnya…

Tokoh Agama takkan Memobilisasi Massa

Februari 4, 2011 Tinggalkan komentar
Republika 

Republika – Sabtu, 5 Februari

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Tokoh yang tergabung dalam Forum Lintas Agama, Syafii Maarif menjelaskan fungsi dari tokoh agama ini ialah menyampaikan pesan moral kepada pemerintah. Sehingga tak mungkin para tokoh agama memobilisasi massa atau mengeksekusi program untuk mengentaskan masalah di Indonesia.

‘’Subtansi pertemuan kami ialah untuk menyatakan rasa keprihatinan terhadap terpuruknya bangsa ini, bukan berfungsi memobilisasi massa atau bahkan menjalankan Pemerintahan,’’ ucap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu ketika ditanya wartawan, di Universitas Negeri Jakarta, Jumat (4/2).

Bagi Syafii, bangsa ini sudah mulai oleng dan menuju ke arah negara gagal. Dan sudah menjadi tugas para tokoh agama untuk kembali mengingatkan apa yang harus dituntaskan Pemerintah. ‘’Akan tetapi semuanya tergantung yang memegang Pemerintah, apakah ingin serius menghilangkan keterpurukan ini atau tidak,’’ ucapnya. Baca selengkapnya…

Syafii Maarif: Pemerintah Harus Hati-hati Jalankan Fungsi Pemerintahan

Februari 4, 2011 Tinggalkan komentar
Republika 

Republika – 1 jam 26 menit lalu

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Cendikiawan Islam yang juga Ketua Maarif Institut, Syafii Maarif mengatakan pemerintah harus berhati-hati menjalankan fungsinya sebagai pemerintah agar tidak terjadi krisis politik seperti yang kini dialami Mesir. “Kita punya niat baik, kita tidak sama seperti yang kini terjadi di Mesir. Kita hanya ingin mengingatkan kepada pemerintah agar berhati-hati dalam menjalankaan fungsinya,” kata Syafii Maarif di Jakarta, Jumat.

Syafii yang akrab disapa Buya Syafii mengatakan hal tersebut dalam rangkaian diskusi publik untuk menganalisis laporan ke rumah pengaduan kebohongan publik di bidang pendidikan yang digelar bersama Forum Rektor Indonesia di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Buya Syafii juga mengharapkan agar pemerintah dalam menjalankan fungsinya selalu mengacu kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945. “Kita lihat kemiskinan sekarang ini masih terjadi berarti Pancasila belum dijalankan dengan baik,” kata Buya Syafii. Baca selengkapnya…

IMM: Serangan Dipo Alam, Bukti Pemerintah Anti Kritik

Februari 3, 2011 Tinggalkan komentar
Republika 

Republika – 2 jam 20 menit lalu

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Pernyataan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, yang menyebut ada tendensi politik di balik pernyataan tokoh lintas agama yang mengkritik pemerintahan SBY, merupakan bukti sahih bahwa pihak istana anti kritik.  Ini ditegaskan Ton Abdillah Has Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Kamis (3/2).

”Lebih konyol lagi, serangan balik tersebut ditujukan secara personal kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafi’i Maarif. Sebagai sekretaris kabinet, Dipo Alam seharusnya melakukan assessment terhadap butir-butir kebohongan yang disodorkan para pemuka lintas agama, agar langkah perbaikan dapat dilakukan dengan cepat,” papar Ton.

Ditambahkan Ton, kritik tokoh lintas agama didasari fakta objektif kondisi ummatnya masing-masing, bukan sesuatu yang mengada-ngada. ”Menurunnya kebebasan menjalankan ibadah, lemahnya penegakan hukum, penjualan BUMN secara terus-menerus, serta minimnya kesempatan kerja yang terus mendorong angka kemiskinan dan frustrasi sosial nyata-nyata merupakan fakta yang saban hari dapat disimak rakyat lewat pemberitaan media massa dan di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya. Baca selengkapnya…

Ray: Tokoh Lintas Agama Tidak Berpolitik

Februari 1, 2011 Tinggalkan komentar
Antara 

Antara – 35 menit lalu

Jakarta (ANTARA) – Badan Pekerja Gerakan Tokoh Lintas Agama, Ray Rangkuti, menegaskan, tokoh lintas agama tidak melakukan manuver politik seperti yang diungkapkan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, namun hanya mengoreksi kebijakan pemerintah.

“Masa orang yang mengoreksi pemerintah di suruh bikin partai politik. Saya rasa mereka harus belajar soal teori politik. Setiap kritik kok diasumsikan dengan kekuasaan, tidak lah,” kata Ray di sela-sela “Mimbar Bebas Indonesia” di belakang Kampus Universitas Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, bila gerakan moral yang dilakukan oleh tokoh lintas agama yang “dimotori” oleh Syafii Ma`arif itu dianggap tindakan politik, maka apa yang dilakukan tokoh lintas agama adalah politik moral, bukan politik praktis. Baca selengkapnya…