Arsip

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak

September 22, 2011 Tinggalkan komentar
TRIBUNnews.comTRIBUNnews.com – Sel, 20 Sep 2011

Konten Terkait

  • Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak
    Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak

TRIBUNNEWS.COM – Sirsak ternyata bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pengobatan. Berbagai manfaat buah sirsak dipercaya bermanfaat untuk terapi. Sirsak bisa untuk pengobatan batu empedu, asam urat dan meningkatkan nafsu makan.

Dr. Rizali H. Nasution menjelaskan, sirsak memiliki kandungan vitamin yang lengkap, mineral, protein, juga karbohidrat (pati). Buah ini dipuji juga karena kandungan kalsium, zat besi, dan fosfor yang tinggi. Seratnya yang tinggi sangat baik untuk melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

Kandungan nutrisi buah sirsak memang cukup banyak. Dalam setiap 100 gram buah, terdapat Energi 65,00 kal, zat besi 0,60 mg, protein 1,00 gr, vitamin A 1,00 RE, lemak 0,30 gr, vitamin B1 0,07 mg, karbohidrat 16,30 gr, vitamin B2 0,04 mg, kalsium 14,00 mg, vitamin C 20,00 mg, fosfor 27,00 mg dan nacin 0,70 mg, Serat 2,00 gr.

Kategori:Kesehatan

Khitan Bisa Mencegah HIV

fajarap | Tuesday, August 2, 2011 6:02 PM WIT
  • fajarapTuesday, August 2, 2011 6:02 PM WIT
    Dok. Thinkstock

    Sumber: Inilah.com

    Penelitian mengungkapkan, khitan mampu memperkecil efek transmisi HIV. Berkat khitan, penularan HIV bisa dicegah 50-60% di Amerika Serikat (AS). Hasil riset ini dipresentasikan di XVIII International AIDS Conference di Wina, Austria.

    Studi ini dilakukan pada warga Afrika dari 2005-2007. Hasil menunjukkan tingkat penularan HIV menurun terhadap pria yang melakukan khitan. Uji klinis pun dilakukan di Uganda, Kenya dan sub-Sahara Afrika Selatan. Hasilnya khitan mampu menurunkan resiko penularan HIV wanita ke pria sebesar 50-60%. Keberhasilan uji ini diharapkan juga bisa berhasil untuk pasangan homoseksual AS. “Khitan melindungi pria heteroseksual agar tak tertular HIV dari pasangan wanitanya,” kata penulis studi baru ini sekaligus peneliti pasca-doktoral University of Pittsburgh, Chongyi Wei. Baca selengkapnya…

Kategori:Kesehatan

Sering Kencing, Awas Gejala Kanker Prostat

TRIBUNnews.comOleh Eko Sutriyanto | TRIBUNnews.com – 8 jam yang lalu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kanker prostat stadium dini memang tidak menunjukkan gejala. Setelah kanker berkembang baru muncul gejala walaupun tidak begitu khas.

“Gejala yang muncul menyerupai gejala Benigh Prostatic Hyperplasia (BPH) yakni pembesaran prostat jinak yang dijumpai di usia lanjut usia,” ungkap Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo Sp PD, KHOM, FACP dalam talkshow Kenali dan Waspadai Kanker Prostat di Jakarta, Sabtu (9/7/2011).

Dikatakan, gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra. Baca selengkapnya…

Kategori:Kesehatan

Anak Obesitas Justru Kekurangan Gizi

TRIBUNnews.comOleh Anita K Wardhani | TRIBUNnews.com – Sen, 20 Jun 2011

 

TRKIBUNNEWS.COM– Anak semakin gemuk? Hati-hati, ini tak selamanya sehat lho.Bahkan, anak obesitas itu ternyata kekurangan gizi ternyata.

Survei Kesehatan dan Morbiditas menunjukkan 5,4 persen anak-anak kelebihan berat badan. Ini termasuk 6,8 persen dari anak-anak antara 6 dan 8, dan 6,4 persen antara usia 4 dan 6.

Ahli gizi Indra Balaratnam seperti dilansir Asiaone.com mengatakan banyak sekali anak yang berar tubuhnya berisi karbohidrat kosong. Ini tidak menjadi sumber energi karena tidak mengandung zat gizi. Baca selengkapnya…

Kategori:Kesehatan

Anda Asam Urat? Kurangi Konsumsi Sayur Hijau Pekat

Juni 20, 2011 2 komentar
TRIBUNnews.comTRIBUNnews.com – 18 jam yang lalu

 

  • Anda Asam Urat? Kurangi Konsumsi Sayur Hijau PekatPerbesar FotoAnda Asam Urat? Kurangi Konsumsi Sayur Hijau Pekat

TRIBUNNEWS.COM– Anda menderita asam urat? Sebaiknya hindari mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau pekat.

Hal itu diungkapkan oleh Bondan Winarno dalam acara kuliner Kelanarasa, kelana Kuliner, di Lokasi Perumahan Citra Land, kertak Hanyar, Banjar, Kalsel.

Pembawa acara Jelajah Kuliner di trans TV itu mengatakan sayur warna hijau pekat mengandung kadar lemak yang memicu asam urat dalam darah meningkat.

“Kurangi makan sayur hijau pekat, seperti kangkung, kalau pun anda penyuka sayur, mungkin bisa diganti dengan sayur warna hijau muda, seperti sawi. Atau konsumsi bagian batang sayur,” katanya.

Bondan juga mengatakan mereka yang sudah terkena penyakit asam urat, tentunya harus menghindari konsumsi Jeroan. “Apalagi jeroan, kalau ingin tetap sehat, kurangi makanan seperti itu,” jelasnya.

Kategori:Kesehatan

Benarkah Penyedap Rasa Menambah Berat Badan?

TRIBUNnews.comOleh Anita K Wardhani | TRIBUNnews.com – Rab, 1 Jun 2011
TRIBUNNEWS.COM – Penelitian mengungkap penyedap rasa atau monosodium glutamat (MSG  juga dapat meningkatkan lingkar pinggang. Para peneliti menemukan bahwa orang yang makan MSG lebih lebih mungkin kelebihan berat badan atau obesitas.
Hubungan antara asupan MSG tinggi dan kelebihan berat badan setelah para peneliti menghitung jumlah kalori orang makan. Ka Dia, seorang ahli nutrisi di University of North Carolina, Chapel Hill, yang memimpin penelitian, mengatakan bahwa walaupun risiko kenaikan berat badan disebabkan MSG merupakan implikasi bagi kesehatan masyarakat yang besar.
“Semua orang yang kelebihan berat badan mengonsumsi MSG,” katanya seperti dilansir dari Reuters.
MSG merupakan salah satu aditif yang paling banyak digunakan pada makanan. Meskipun cenderung lebih populer di negara-negara Asia, MSG ternyata juga digunakan di Amerika. Di negeri paman Sam ini MSG ditemukan dalam makanan olahan, seperti sup kalengan. Baca selengkapnya…
Kategori:Kesehatan

Hati-Hati…Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak

Juni 1, 2011 2 komentar
RepublikaRepublika – Rab, 1 Jun 2011

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai “sangat mungkin berisiko kanker”. Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.

Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.

Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular. Baca selengkapnya…

Kategori:Kesehatan