Arsip

Archive for the ‘Komisi Pemberantasan Korupsi’ Category

Ribuan Kader PDI Perjuangan Akan Datangi KPK

Februari 20, 2011 Tinggalkan komentar
Liputan 6

Liputan 6 – Senin, 21 Februari

Liputan6.com, Cilegon: Ribuan kader PDI Perjuangan Kota Cilegon, Banten, bakal mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK di Jakarta. Kedatangan mereka terkait pemanggilan dan kesaksian Megawati Sukarnoputri atas dugaan suap pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia pada 2004.

“Kami menolak KPK memanggil dan memeriksa ketua umum (PDI Perjuangan) kami terkait dugaan suap yang terjadi pada 2004,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon, Agus Suparman, Ahad (20/2).

Agus menilai, pemanggilan itu sudah salah kaprah dan tidak sesuai. “Mestinya aparat penegak hukum dan pemerintah lebih konsen terhadap kasus yang sudah jelas menyalahi aturan, seperti Bank Century dan penggelapan pajak,” ucapnya. Baca selengkapnya…

KPK Tangkap Tangan Jaksa Kejari Tangerang “DSW”

Februari 12, 2011 Tinggalkan komentar
Antara

Antara – 1 jam 27 menit lalu
KPK Tangkap Tangan Jaksa Kejari Tangerang “DSW”

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan jaksa fungsional Kejari Tangerang berinisial “DSW”, di Serpong, Tangerang, Jumat malam (11/2), yang diduga melakukan pemerasan.

Berdasarkan informasi Juru Bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, Sabtu, KPK menangkap tangan DSW sekitar pukul 21.00 WIB di sekitar Serpong, Tangerang, Banten, yang diduga sedang melakukan pemerasan pada seorang staf BUMN dan supirnya.

“DWS itu jaksa di Tangerang,” jelas Johan saat ditanya siapa sebenarnya nama jaksa yang tertangkap tangan diduga memeras tersebut. Baca selengkapnya…

Januari 29, 2011 2 komentar

KPK Mengaku Sulit Periksa Nunun

Kompas

Kompas – Sabtu, 29 Januari
    KPK Mengaku Sulit Periksa Nunun

    JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku saat ini sedang mengupayakan pengembangan penyidikan atas Nunun Nurbaiti Daradjatun. Nunun merupakan saksi kunci yang diharapkan KPK bisa membantu menelusuri asal cek perjalanan dalam kasuis pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004 yang dimenangi Miranda S Goeltom.

    “Ini sedang dalam proses pengembangan dan penyidikan. Ketika proses ini selesai, kami akan cari tahu. Bukannya tidak dicari, tapi kami sudah sampaikan berkali-kali kalau KPK berupaya kumpulkan second opinion, apalagi dikatakan Nunun lupa ingatan,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jumat (28/1/2011). Baca selengkapnya…

    Eva Sedih KPK Mulai Berpolitik

    Januari 29, 2011 Tinggalkan komentar
    Kompas

    Kompas – Sabtu, 29 Januari
    Eva Sedih KPK Mulai Berpolitik

    JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi Hukum DPR, Eva Kusuma Sundari, sedih dengan aksi penjemputan paksa Panda Nababan, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Penjemputan paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ini dinilai bernuansa politis lantaran bertepatan dengan rencana PDI-P menggelar Rakornas di Batam.

    “Sedih, lembaga yang saya dukung sedang berpolitik juga,” kata Eva kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (28/1/2011).

    Menurut dia, penjemputan paksa yang berakhir pada penahanan Panda di Rutan Salemba penuh dengan unsur drama. “Sebagai kader PDI-P, saya merasa KPK sedang melemahkan partai, bukan menangkap Panda,” ungkapnya.

    Panda kini ditahan di Rutan Salemba. Dia menjadi tersangka dalam kasus cek perjalanan pemilihan Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom.

    KPK Bertekad Tuntaskan Semua Kasus di 2011

    Januari 25, 2011 3 komentar
    Antara 

    Antara – 1 jam 21 menit lalu
    KPK Bertekad Tuntaskan Semua Kasus di 2011

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi bertekad menuntaskan semua kasus tindak pidana korupsi yang ditangani pada 2011.

    “Kami sepakat, kasus lama pun kasus yang baru akan diusahakan selesai. Supaya tidak jadi beban bagi KPK jilid III,” kata Ketua KPK, Busyro Muqoddas, di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan tekad penyelesaian kasus juga termasuk kasus-kasus besar seperti kasus Bank Century, kasus cek perjalanan terkait dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, maupun kasus mafia pajak dan hukum terkait Gayus Halomoan Tambunan. Baca selengkapnya…